| Pembeitahuan Acara Musda dan Halal Bihalal IKA SKMA Pengda Kalbar Tahun 2008 |
| WAJO SIAP SUKSESKAN SULAWESI SELATAN GO GREEN |
Tanggal 14 Agustus 2008 Pemerintah Kabupaten Wajo akan melaksanakan pencanangan Go Green Sulawesi Selatan Tingkat Kabupaten Wajo, dan Insya ALLAH akan dihadiri oleh Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan Bpk. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo SH, M.Si. MH. Bersama para pejabat eksekutif dan legislative Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Wajo. Perencanaan dan pelaksanaan kegiatan selaku penanggungjawab diberikan kepada Dinas PKT Wajo dibawah asuhan Bpk. Ir. H. Darwin A. Tjuke, MP. Selaku Kepala Dinas dan dibantu oleh seluruh staf Dinas PKT Wajo dimana salah satunya adalah penulis sendiri “Irsal Mahmud, S.Hut, MM" (SKMA UP/1999)”. Spanduk, slogan, baliho udah disiapkan dimana kalimatnya itu pada intinya sebagai informasi bahwa Pemerintah Kabupaten Wajo sangat mendukung pelaksanaan Go Green SulSel ini.
|
|
| By maman,
on 05-06-2008 12:30
|
Luas hutan di Papua merupakan ± 50% dari luas hutan di
Indonesia dan merupakan luas hutan terbesar ke-3 di dunia. Hutan di Papua
sering disebut sebagai ”The Last Paradise” atau benteng terakhir hutan
di Indonesia bahkan di dunia. Sebuah pepatah mengatakan "Sumatera adalah
masa lalu hutan Indonesia, Kalimantan adalah masa sekarang dan hutan di Papua
adalah masa depan hutan Indonesia. Potensi hutan di Papua sangat memerlukan strategi
pengelolaan yang tepat, serius dan konsisten dengan komitmen yang tidak dapat
ditawar-tawar yaitu ”Lestarikan Hutanku, Sejahterakan Masyarakatku”.
|
|
| APLIKASI RKA-KL versi 41 revisi 1 (versi 42) |
|
Revisi-revisi lagi, sehingga membuat para-para perencana kesulitan lagi apalagi hampir setiap kali revisi pada kudu ganti aplikasi, kemarin saya juga pada kelabakan juga mencari aplikasi RKA-KL versi 42. Ternyata dengan browsing di depkeu.go.id juga ngak ketemu-ketemu, dan singkat cerita akhirnya ketemu juga. berhubung ini data RKA-KL mesti sampai secepatnya kepada Departemen, ini memang RKA-KL versi 4.1 namun setelah dimasukin paswordnya nanti akan menjadi versi 4.2, makanya dinamakan RKA-KL versi 4.1 revisi, bedanya nanti pada saat hasil print out juga termasuk print out kegiatan-kegiatan yang ditunda,mudah-mudahan ini juga dapat membantu teman-teman yang biasa nyusun anggaran, bagi yang udah dapat mohon dimaklumi ya.silahkan download disini ya. terima kasih.
|
|
| Pembangunan KPH : Berpacu Menuju Target 2009 |
|
Pembangunan KPH (Kesatuan Pengelolaan Hutan) merupakan salah satu persyaratan yang diwajibkan dalam UU Nomor 41 Tahun 1999, tepatnya dalam Pasal 17. Jika merujuk pada tahunnya, maka kewajiban tersebut sudah berjalan selama 8 tahun. Dalam sejarahnya, KPH sudah diamanatkan jauh sebelumnya melalui peraturan terdahulu. Yang berbeda adalah pengertian terhadap “P” dimana pada periode sebelum tahun 1999, P memiliki pengertian Pemangkuan dan atau Pengusahaan sedangkan pasca 1999 P memiliki pengertian Pengelolaan. Dalam kurun waktu 8 tahun pasca UU No. 41 Tahun 1999, pergerakan maju perwujudan pembangunan KPH pada tingkat tapak belumlah terlalu menggembirakan, sementara ini adalah amanat UU.
|
|
| MEWUJUDKAN KOTA BERWAWASAN LINGKUNGAN |
|
Pembangunan berwawasan lingkungan mensyaratkan adanya sejumlah kawasan yang tetap dipertahankan berada dalam status alaminya. Ini berguna untuk menjaga kualitas air, perlindungan sumberdaya plasma nutfah, perlindungan kawasan berpemandangan indah, kesempatan untuk menikmati lingkungan alami sehingga menjamin kelestarian sumberdaya alam.
|
|
|
Dimohon kepada rekan-rekan yang membaca artikel saya bisa menyampaikan kepada reken rekan IKA SKMA khususnya yang belum bergabung dengan kita di Departemen Kehutanan. Pengumuman ini hanya saya ambil potongannya, lebih lengkap silahkan ke www.dephut.go.id, siapa tau ada yang punya saudara D III, S1 ato S2 yang masih nganggur.
|
|
| Kegagalan Pengelolaan Hutan : Bagaimana Seharusnya? |
| By busran,
on 09-09-2007 21:34
|
Tulisan ini sekedar merupakan guliran ide segar, setelah selama ini kita terkungkung dalam doktrin kapitalisme tanpa pernah kita menyadarinya. Hasilnya tiada lain dan tiada bukan, kecuali hutan kita kian rusak. Mari kita coba renungkan bersama-sama.
KEGAGALAN PENGELOLAAN HUTAN :
BAGAIMANA SEHARUSNYA ?
Oleh :
Busran *)
Sebagian besar hutan yang ada di
Indonesia adalah hutan hujan tropis, yang tidak saja mengandung kekayaan hayati
flora yang beraneka ragam, tetapi juga termasuk ekosistem terkaya di dunia. Indonesia
memiliki kawasan hutan hujan tropis yang terbesar di Asia Pasifik, yaitu
diperkirakan 1.148.400 kilometer persegi (Kelanajaya, 2002).
|
|
|
|