|
SKMA Online
None
SKMA Chat
Forum SKMA Update
Milis SKMA Update
|
Budidaya
| Tehnik Perbanyakan Tanaman Pulai (Alstonia Sp.) |
|
I. Pendahuluan
A. Latar Belakang
Pulai (Alstonia spp.) sebagai tanaman yang dapat dimanfaatkan berupa kulit,daun dan kayunya bisa dipergunakan untuk ; mainan anak-anak,papan gambar,bingkai gambar,kerajinan seperti topeng,kotak korek api,perabotan rumah tangga dan batang korek api.(Samingan,1982). Pohon ini mulai dikhawatirkan keberadaannya di hutan alam, karena banyak penembangan liar yang tidak terkendalikan oleh pihak-pihak yang berwenang,jenis ini termasuk dalam famili/suku Apocynaceae,di indonesia dan juga di beberapa negara seperti; Papua New Guinea,Philipina,india,Vietnam,Malaisya,Afrika Barat,Burma dan Thailand,dikenal jenis-jenis Alstonia scholaris, Alstonia angustiloba,Alstonia spatulata,Alstonia congensis,Alstonia actinophylla dan Alstonia angustifolia.
|
|
| Sehat & Beruntung Dengan Budidaya TOGA |
|
Mengapa Kita
Budidaya (TOGA) Tanaman Obat Keluarga ?
Indonesia merupakan negara tropis
megabiodiveersity, yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang sangat
melimpah, termaksud tumbuhan yang berkhasiat obat. Lingkungan sekitar kita
sebenarnya telah melindungi kita dari berbagai macam penyakit dengan
menyediakan tanaman berkhasiat obat. Kearifan budaya tradisional, salah satunya
budaya Sunda yang kehidupannya tidak terlepas dari alam sekitarnya, merupakan potensi
yang sangat besar untuk TOGA. Namun dengan semakin berkembangnya pertumbuhan
jumlah penduduk, lingkungan dan lahan pemukiman semakin tertekan. Akibatnya
kepedulian terhadap sesama mahluk ciptaan Allah semakin terabaikan. Budidaya
pengembangan TOGA memiliki peluang bisnis yang sangat besar. Apalagi pada saat
ini, di masyarakat sedang berkembang “trend” kembali ke alam (back to nature),
termaksud dalam hall penggunaan obat-obatan dan wisata. Disamping adanya trend
tersebut, penggunaan tumbuhan obat semakin banyak dinikmati masyarakat, karena
pengaruh kondisi perekonomian yang sedang mengalami krisis, sehingga banyak
masyarakat yang memilih obat-obatan alami yang harganya relatif murah, aman,
dan mudah memperolehnya, jika dibandingkan obat buatan pabrik.
|
|
|
|
|
| BUDIDAYA JAHE (Zingiber Officinale) |
|
1. SEJARAH SINGKAT
Jahe merupakan tanaman obat berupa tumbuhan rumpun berbatang semu. Jahe berasal dari Asia Pasifik yang tersebar dari India sampai
Cina. Oleh karena itu kedua bangsa ini
disebut-sebut sebagai bangsa yang pertama kali memanfaatkan jahe terutama sebagai bahan minuman, bumbu masak dan obat-obatan tradisional.
Jahe termasuk dalam suku
temu-temuan (Zingiberaceae), se-famili dengan temu-temuan lainnya
seperti temu lawak (Cucuma xanthorrizha), temu hitam (Curcuma aeruginosa), kunyit (Curcuma
domestica), kencur (Kaempferia galanga), lengkuas (Languas
galanga) dan lain-lain.
Nama
daerah jahe antara lain halia (Aceh), beeuing (Gayo), bahing (Batak Karo), sipodeh (Minangkabau), jahi (Lampung), jahe (Sunda), jae (Jawa
dan Bali), jhai (Madura), melito (Gorontalo), geraka
(Ternate), dsb.
|
|
|
|
|
|
1. SEJARAH SINGKAT
Anggur merupakan tanaman buah berupa perrdu yang merambat. Anggur
berasal dari Armenia, tetapi budidaya anggur sudah dikembangkan di Timur Tengah
sejak 4000 SM. Sedangkan teknologi pengolahan anggur menjadi wine pertama kali
dikembangkan orang Mesir pada 2500 SM. Dari
Mesir budidaya dan teknologi pengolahan anggur masuk ke Yunani dan
menyebar ke daerah Laut Hitam sampai Spanyol,
Jerman, Prancis dan Austria. Sejalan dengan perjalanan Columbus
anggur dari asalnya ini mulai menyebar ke Mexico,
Amerika Selatan, Afrika selatan, Asia termasuk Indonesia
dan Australia.
Penyebaran ini juga menjadikan Anggur punya beberapa
sebutan seperti Grape di Eropa dan Amerika, orang China
menyebut Pu tao dan di Indonesia
disebut anggur.
|
|
|
|
|
|
Ternyata tidak hanya Kereta Api yang Ekspres. Tapi bokashi juga sebagai salah satu hasil budidaya Kehutanan memiliki prodak ekspres salah satunya Bokasi Ekspres. Bagaimana meramunya ? Silahkan mencoba apa yang dianjurkan dalam artikel ini, sehingga Anda mendapatkan Bokashi/Pupuk yang ramah lingkungan, murah dan sepat proses pembuatannya....tentunya juga hasilnya akan sangat memuaskan. Selamat mencoba !!!
|
|
| BUDIDAYA JARAK PAGAR (Jathropa curcas) |
|
Budidaya Tanaman Jarak (Jatropha Curcas.L) Sebagai Sumber Bahan Alternatif Biofuel
PENDAHULUAN
Indonesia sebagai salah satu negara tropis yang memiliki sumberdaya alam yang sangat potensial.? Usaha pertanian merupakan usaha yang sangat potensial untuk dikembangkan di Indonesia karena Indonesia memiliki potensi sumber daya lahan, agroklimat dan sumber daya manusia yang memadai.? Kondisi iklim tropis dengan curah hujan yang cukup, ketersediaan lahan yang masih luas, serta telah berkembangnya teknologi optimalisasi produksi dapat mendukung kelayakan pengembangan usaha agribisnis.
Â
|
|
|
|
|
|
Naiknya harga minyak bumi di pasar global, menjadikan harga minyak tanah sebagai konsumsi publik yang paling besar, langka dan mahal di pasaran. Masyarakat kita yang didominasi kalangan menengah ke bawah paling merasakan dampaknya dan ternyata menjadi gambaran kesulitan ekonomi Indonesia saat ini. Kesulitan itu tidak hanya sampai disitu, kenaikan harga minyak bumi juga menyebabkan seluruh harga perdagangan barang dan jasa juga naik. Jadi kata pepatah sudah jatuh tertimpa tangga pula.
Pembuatan briket arang dapat menjadi salah satu alternatif mrnjawab kesulitan bahan bakar minyak tanah. Bagaimana caranya ? gampang, lingkungan kita banyak menyediakan limbah serbuk gergajian, Anda perlukan adalah teknik pembuatannya yaitu dengan cara baca , pahami dan kerjakan isi artikel ini !
Hamiudin SST/1999/UP
|
|
|
|
|
|
Rusaknya Kawasan Hutan saat ini, ternyata sangat berimplikasi besar pada penurunan produktifitas industri perkayuan, apalagi dengan adanya kebijakan soft landing, semakin membuat industri perkayuan Indonesia akan mati suri. Tapi kondisi ini tentunya akan memacu pertumbuhan budidaya tanaman keras pada lahan kering, salah satunya budidaya sengon. Semoga artikel ini bisa menjadi bahan yang berguna bagi Anda !
Hamiudin, SST/1999/UP
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
|
Page 1 of 2 |
|