“Ini cerita waktu Mapras. Pas ngalaminya sih,…gak ada lucu-lucunya. Tapi setelah sekarang jadi kenangan,…kalo diinget-inget koq lucu juga ya.
Siang itu hari ke tiga MAPRAS klo gak salah …..
Belum juga selesai menyantap makan siang, sekonyong-konyong terdengar suara lantang salah seorang Kakak Senior yang jadi panitia mapras....
Teriaknya : ”Perhatian seluruhnya calon siswa,…siang ini kita akan long march sejauh kurang lebih 40 Km dan diperkirakan akan ditempuh selama 2 hari. Selama perjalanan kalian tidak akan mendapatkan perbekalan apapun. Jadi makan siang ini merupakan konsumsi terakhir sampai kita tiba di tempat tujuan. Untuk itu persiapkan peralatan dan terutama air minum. Isi penuh VELDPLES kalian dan gunakan sehemat mungkin karena hanya itulah perbekalan yang boleh kalian bawa. Jangan ada yang minta minum dari warga atau kalian terima sanksinya.”
Wah,....kalo udah bicara sanksi paling tidak beberapa kali tamparan,..mungkin juga pukulan atau tendangan,... dan yang pasti satu seri push up sama scout jump.
Setelah makan siang selesai suasana jadi riuh, calon-calon siswa mulai berebut mengisi VELDPLES dengan air minum yang tersedia di tong-tong besar di belakang dapur ruang makan. Ungtung aku masih kebagian air walupun VELDPLESku tidak penuh isinya. Kasihan beberapa teman ada yang tidak kebagian ,.... dengan semangatnya mereka berusaha menungging-nunggingkan tong2 besar tadi karena air yang tersisa sudah di bawah batas kran yang ada pada tong air minum.
Singkatnya selesai dzuhur kami semua sudah siap di lapangan, kali ini tas perbekalan tidak dibawa. Sebenarnya yang disebut tas tadi tidak lebih dari sebuah kontong terigu yang diberi pengikat dari tali plastik rafia, berisi seabreg perlengkapan mulai semir, odol, balsem, buku, pulpen, sampai berbagai jenis sapu, semuanya plek tumplek disitu.
Yang dibawa kali ini hanya topi pandan yang ujungnya sudah mulai compang-camping, lap yang dijadikan slayer, Papan Nama Baik terbuat dari kertas karton tergantung di leher.....yang konon harus dijaga sebaik-baiknya sampai selesai masa mapras, serta .......VELDPLES tentunya yang berisi bekal hidup selama long march.
Sambil menyanyikan lagu :
”minggirlah....mingirah ....minggirlah..
Pasukan SKMA mau lewat....
Tubuhnya kuat-kuat....
Badannya sehat-sehat....
Karena tiap hari makan push up...
Kami mulai meninggalkan asrama, terus sampai keluar dari gerbang kampus (sekolah).
Rintangan pertama yang harus kami lalui adalah merayap,....tapi di dalam selokan.
Yang bikin keqi selokan itu persis di depan SMEA yang tentunya penghuninya sebagian besar cewek. Melihat adegan seru, mereka berhamburan ke luar kelas sambil berterik-teriak menyemangati kami yang tengah berkubang dengan air selokan yang hitam pekat penuh lumpur, sampah dan mungkin juga kotoran manusia. Anak-anak SMEA itu ramai sekali persis seperti anak-anak kecil yang kegirangan nonton topeng monyet.
Tapi sebenarnya yang sangat kami pedulikan waktu itu adalah PAPAN NAMA BAIK yang menggatung di leher kami masing-masing. Agar papan nama tidak rusak, kami pun merayap sambil mendongakkan kepala dengan mulut terus menggigit papan nama itu. Persis seperti luma-lumba minta makan dari pengasuhnya......
Karena kami merayap dengan posisi seperti itu tidak jarang kami bertumburan, soalnya kami tidak memperhatikan arah selokan yang kami lewati.
Jauuh rasanya kami merayap di selokan. Setelah itu kami berlari, guling-guling, berjalan, dan jalan bebek melewati sawah, kebun tebu, dan kampung sampai akhirnya tiba di sebuah sungai yang cukup besar dengan airnya yang cukup jernih. Di sungai itu kami di suruh berendam sambil membersihkan pakaian kami yang kotor penuh lumpur selokan. Sang VELDPLES pun tak luput kubersihkan jangan sampai lumpur itu masuk ke dalam dan mencemari air minum yang tidak seberapa itu. Kulihat ada juga teman yg nekat minum air sungai... (foto ini buktinya)
Setelah istirahat sejenak sambil pijit-pijitan dan berbagi permen dari mulut ke mulut ala SKMA,.... (temen2 pasti inget bagimana rasanya)..... kami berjalan mengikuti alur sungai. Kali ini kami berjalan per regu . Aku dan kawan-kawan sudah mulai keletihan, maklumlah waktu itu sedang musim kemarau dengan panas yang terik sekali. Cukup jauh kami berjalan sampai kemudian aku lihat regu di depan kami berhenti dan berhamburan masuk ke sebuah pekarangan. Kupikir mungkin itu posnya kakak senior. Tapi ternyata dugaanku salah. Pekarangan itu adalah sebuah halaman mushala di tepi sawah. Seperti layaknya mushala, di halamannya terdapat bak yang berisi air untuk orang mengambil wudlu. Kulihat kawan-kawan dengan ganasnya minum air bak itu. Mungkin itu teman2 yg tadi tidak kebagian air. Aku pun ikut2an mereka minum air mentah dari bak mushala. Lumayan, bisa menghemat persediaan air VELDPLES pikirku.
Hari mulai sore kami tiba di Kadipaten... deket pasar. Di situ sama senior kami disuruh munguti sampah-sampah yang ada di sepanjang jalan.... (setelah jalan bebek dulu tentunya). Mungkin karena iba melihat penderitaan kami, beberapa warga menawarkan air minum pada kami. Setelah clingak clinguk lihat kiri-kanan,... aku dan teman2 pun secepat kilat menyambar air minum yang dihidangkan warga.
Siiip... amanlah VELDPLESku.
Beberapa lama kemudian tibalah kami di tepi hutan jati. Hari menjelang maghrib waktu itu.... Wah, bener nih long march. Kayanya sisa perjalanan kami kali ini menempuh hutan. Untung air VELDPLES masih utuh, cukup untuk bekal selama berjalan di hutan. Begitu pikirku waktu itu.
Dengan sisa2 tenaga yang ada... kami berjalan menyusuri hutan. Sepi ... senior pun tak ada yang teriak2. Mungkin senior sudah sama-sama letih seperti kami...
Hari mulai gelap. Tidak lama setelah adzan maghrib berkumandang.... kulihat ada titik2 cahaya di kejauhan sana, cahaya dari lampu neon. Makin dekat.... cahaya itu makin ramai. Koq ada ya perkampungan di tengah hutan. Heran.
Tak lama arah perjalanan kami berbelok ke kampung itu. Sepertinya kami akan istirahat sebentar atau sholat di kampung itu sebelum melanjutkan long march pikirku.
Tibalah kami di kampung itu......
Rasanya,.. aku kenal suasana kampung ini.
Rumah-rumah dinas itu.....
Astaga... ini kan ASRAMA??!!!
Jadi LONG MARCH nya??!!
Kampret... dikibulin....
Terus air VELDPLS nih??!!
Sialan......
Sudah dibela2in minum air mentah
Takut air VELDPLES tidak cukup untuk bekal selama long march
Ternyata.....??!!
Anjiss... Bajindul.... Inahui....Duancuk
Benciiii benar rasanya waktu itu ngelihat VELDPLES!!!
|